Vulnerability Assessment
Selamat datang di Vulnerability Assessment! Pilar ini membahas siklus penuh assessment kerentanan - mulai dari inventarisasi dan klasifikasi aset, manajemen kerentanan berbasis CVE/CVSS, proses security assessment dan audit, hingga remediasi dan pelaporan.
| Sub-Domain | Topik |
|---|---|
| 6.1 - Asset Management | Asset inventory, asset classification |
| 6.2 - Vulnerability Management | Vulnerability scanning, CVE, CVSS |
| 6.3 - Security Assessment | Risk assessment, security assessment, configuration assessment, security audit |
| 6.4 - Remediation | Patch verification, reporting |
6.1 Asset Management
Langkah pertama dalam vulnerability assessment: mengetahui aset apa yang dimiliki dan seberapa kritisnya. Mencakup inventarisasi aset dan klasifikasi berdasarkan nilai bisnis dan risiko.
Topik terkait:
6.2 Vulnerability Management
Proses identifikasi, klasifikasi, dan prioritisasi kerentanan menggunakan scanner, database CVE, dan scoring CVSS untuk menentukan tingkat keparahan.
Topik terkait:
6.3 Security Assessment
Evaluasi keamanan menyeluruh: risk assessment untuk mengukur dampak dan probabilitas, security assessment untuk mengidentifikasi celah, configuration assessment untuk memeriksa hardening, dan security audit untuk verifikasi kepatuhan.
Topik terkait:
6.4 Remediation
Tahap akhir dari siklus VA: verifikasi bahwa patch telah diterapkan dengan benar, dan pelaporan hasil assessment kepada stakeholders teknis maupun manajemen.
Topik terkait:
🌱 Catatan: Pilar ini akan terus diperbarui seiring perkembangan kurikulum. Setiap topik dapat diakses langsung melalui tautan di atas.