Active Directory
Active Directory (AD) adalah layanan direktori milik Microsoft yang berfungsi sebagai database terpusat untuk mengelola identitas pengguna, komputer, grup, dan sumber daya jaringan lainnya dalam lingkungan Windows. AD pertama kali diperkenalkan di Windows 2000 Server dan hingga kini menjadi tulang punggung infrastruktur identitas di banyak organisasi.
Domain Controller dan AD DS
Domain Controller (DC) adalah server yang menjalankan peran Active Directory Domain Services (AD DS). Setiap DC menyimpan salinan database AD yang dapat ditulis (writable copy) dan bertanggung jawab untuk:
- Mengautentikasi login pengguna dan komputer
- Menegakkan kebijakan keamanan (Group Policy)
- Mereplikasi perubahan data ke DC lain dalam domain yang sama
Dalam satu domain, disarankan memiliki minimal dua DC untuk redundansi. Jika satu DC gagal, DC lainnya tetap dapat melayani autentikasi.
Struktur Hirarki: Forest, Tree, dan Domain
Active Directory menggunakan model hirarki terstruktur:
- Domain - Unit administratif utama.
Setiap domain memiliki basis data AD sendiri dan batas keamanan
yang jelas. Contoh:
corp.domain.local. - Tree - Kumpulan domain yang berbagi
namespace DNS yang berdekatan. Contoh:
sales.corp.domain.localdanhr.corp.domain.localberada dalam satu tree dengan domain indukcorp.domain.local. - Forest - Tingkat tertinggi dalam hirarki AD. Sebuah forest berisi satu atau beberapa tree yang saling mempercayai melalui trust relationships. Forest memiliki skema AD, konfigurasi, dan katalog global yang sama.
Organizational Unit (OU)
Organizational Unit (OU) adalah kontainer dalam domain yang digunakan untuk mengelompokkan objek (pengguna, komputer, grup) untuk tujuan administratif. OU memungkinkan:
- Pendelegasian wewenang administrasi (misalnya: delegasi reset password untuk OU tertentu)
- Penerapan Group Policy yang berbeda per OU
- Organisasi struktur perusahaan (per departemen, lokasi, atau fungsi)
Berbeda dengan Group, OU bukanlah security principal - OU tidak dapat digunakan dalam ACL (Access Control List).
Objek: User, Computer, dan Group
- User - Mewakili pengguna manusia. Berisi atribut seperti username, password hash, nama lengkap, email, dan keanggotaan grup.
- Computer - Mewakili komputer yang tergabung dalam domain. Setiap komputer memiliki computer account yang digunakan untuk autentikasi mesin.
- Group - Kumpulan user atau komputer.
Terbagi menjadi Security Group (digunakan untuk
izin akses) dan Distribution Group (digunakan
untuk email). Tipe scope grup meliputi:
- Domain Local - Akses ke sumber daya dalam domain lokal
- Global - Anggota dari domain yang sama, dapat digunakan di forest lain melalui trust
- Universal - Anggota dari forest mana pun, disimpan di Global Catalog
LDAP dan DNS Integration
- LDAP (Lightweight Directory Access
Protocol) - Protokol standar yang digunakan AD
untuk query dan modifikasi direktori. AD menggunakan port
389 (LDAP) dan 636 (LDAPS).
Semua objek AD dapat dicari menggunakan sintaks LDAP query,
misalnya:
(&(objectCategory=person)(objectClass=user)). - DNS Integration - AD sangat bergantung pada DNS. Setiap domain AD memerlukan zona DNS yang berisi SRV record (Service Location) yang menunjuk ke Domain Controller. Tanpa DNS yang berfungsi, klien tidak dapat menemukan DC untuk autentikasi.
Autentikasi: Kerberos dan NTLM
- Kerberos - Protokol autentikasi default sejak Windows 2000. Menggunakan mekanisme ticket-based (TGT - Ticket Granting Ticket). Lebih aman daripada NTLM karena tidak mengirimkan password hash melalui jaringan dan mendukung mutual authentication.
- NTLM (NT LAN Manager) - Protokol lama (legacy) yang menggunakan challenge-response. Masih digunakan untuk kompatibilitas mundur dengan sistem lama atau aplikasi non-Kerberos. NTLMv2 lebih aman daripada NTLMv1, tetapi tetap lebih lemah dibanding Kerberos.
Kesimpulan: Active Directory adalah fondasi administrasi identitas di lingkungan Windows. Pemahaman tentang DC, OU, Group, LDAP, DNS, dan protokol autentikasi sangat penting bagi administrator sistem Windows untuk mengelola jaringan secara efisien dan aman.