DNS (Domain Name System)
Definisi
DNS (Domain Name System) adalah sistem yang
menerjemahkan nama domain yang mudah diingat manusia (seperti
google.com) ke alamat IP numerik (seperti
142.250.184.196) yang digunakan komputer untuk saling
terhubung. DNS sering disebut sebagai "buku telepon
internet" - tanpa DNS, pengguna harus menghafal alamat IP untuk
mengakses setiap situs web atau layanan.
Hierarki DNS
DNS memiliki struktur hierarki berbentuk pohon terbalik yang terdiri dari beberapa tingkatan:
1. Root Server
Tingkat paling atas dari hierarki. Terdapat 13 root server logical (a.root-servers.net hingga m.root-servers.net) yang dikelola oleh berbagai organisasi. Root server tidak mengetahui alamat IP setiap domain, tetapi mengetahui alamat server TLD (Top-Level Domain) yang sesuai.
2. TLD (Top-Level Domain) Server
Mengelola domain berdasarkan ekstensi tingkat atas. Dibagi menjadi:
- gTLD (generic TLD):
.com,.org,.net,.edu,.gov - ccTLD (country code TLD):
.id,.jp,.uk,.us - New gTLD:
.blog,.app,.dev,.ai
3. Authoritative Nameserver
Server yang memiliki informasi lengkap dan resmi tentang suatu
domain. Ketika Anda mendaftarkan domain example.com,
penyedia layanan DNS (seperti Cloudflare, AWS Route 53, atau
penyedia hosting) akan menjalankan authoritative nameserver yang
menyimpan resource record untuk domain tersebut.
Cara Resolusi DNS
Ketika pengguna mengetik www.example.com di browser,
terjadi proses resolusi:
Recursive Resolution (Query)
- Client → Recursive
Resolver (biasanya milik ISP atau penyedia DNS
publik seperti Google
8.8.8.8atau Cloudflare1.1.1.1). - Recursive resolver bertanggung jawab untuk menyelesaikan query secara penuh - ia akan terus bertanya hingga mendapatkan jawaban.
Iterative Resolution (Query)
Resolver secara bertahap bertanya ke server yang berbeda:
- Recursive Resolver → Root
Server: "Siapa yang mengelola
.com?" - Root server menjawab dengan alamat TLD
Server untuk
.com. - Recursive Resolver → TLD
Server: "Siapa yang mengelola
example.com?" - TLD server menjawab dengan alamat Authoritative
Nameserver untuk
example.com. - Recursive Resolver →
Authoritative Nameserver: "Apa alamat IP
www.example.com?" - Authoritative nameserver menjawab dengan alamat IP,
misalnya
93.184.216.34. - Resolver mengembalikan jawaban ke client, dan browser terhubung ke IP tersebut.
Record Types
Setiap domain memiliki satu atau lebih resource record yang mendefinisikan berbagai informasi:
| Record Type | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| A | Memetakan nama domain ke alamat IPv4 | example.com → 93.184.216.34 |
| AAAA | Memetakan nama domain ke alamat IPv6 | example.com → 2606:2800:220:1:248:1893:25c8:1946
|
| CNAME | Alias - satu nama domain mengarah ke nama domain lain | www.example.com → example.com |
| MX | Menentukan mail server untuk domain | Prioritas + hostname mail server |
| NS | Menentukan authoritative nameserver untuk domain | ns1.example.com |
| TXT | Menyimpan data teks arbitrer; digunakan untuk verifikasi domain, SPF, DKIM | "v=spf1 include:_spf.google.com ~all"
|
| PTR | Reverse DNS - memetakan IP ke nama domain (kebalikan A record) | 34.216.184.93 → example.com |
DNS Caching
Untuk meningkatkan performa dan mengurangi beban server, hasil resolusi DNS disimpan dalam cache di beberapa level:
- Browser Cache - browser menyimpan hasil DNS untuk durasi singkat.
- OS Cache - sistem operasi menyimpan hasil DNS.
- Resolver Cache - recursive resolver menyimpan hasil DNS untuk semua kliennya.
- Router Cache - beberapa router juga menyimpan cache DNS.
TTL (Time to Live)
TTL adalah nilai (dalam detik) yang menentukan berapa lama suatu record boleh disimpan di cache sebelum harus di-query ulang ke authoritative server.
- TTL pendek (30 - 300 detik): Cocok untuk failover cepat - perubahan DNS segera berlaku. Lebih banyak query ke authoritative server.
- TTL panjang (86400 detik / 1 hari): Cocok untuk record yang jarang berubah - mengurangi beban query tetapi perubahan DNS membutuhkan waktu lebih lama untuk disebarkan.
Contoh: Jika example.com memiliki TTL
3600 (1 jam), maka perubahan alamat IP membutuhkan waktu hingga 1
jam sebelum semua resolver di internet mendapatkan informasi
terbaru.
Ringkasan
DNS adalah infrastruktur fundamental yang membuat internet dapat digunakan oleh manusia. Pemahaman tentang hierarki (root, TLD, authoritative), proses resolusi recursive vs iterative, jenis-jenis record, dan mekanisme caching/TTL sangat penting dalam troubleshooting konektivitas, migrasi layanan, dan administrasi jaringan.