TDCTF Academy Logo TDCTF ACADEMY

Cryptography Fundamentals

Kriptografi adalah ilmu dan seni mengamankan komunikasi dengan mengubah informasi menjadi format yang tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berwenang. Kriptografi modern menjadi fondasi keamanan digital di era internet.

Konsep Dasar:

  • Encryption - Mengubah plaintext menjadi ciphertext menggunakan algoritma dan key
  • Decryption - Mengembalikan ciphertext menjadi plaintext
  • Key - Parameter rahasia yang digunakan dalam proses enkripsi/dekripsi

Jenis Enkripsi:

Symmetric Encryption - Satu key digunakan untuk enkripsi dan dekripsi. Cepat dan efisien untuk data volume besar. Contoh algoritma: AES (Advanced Encryption Standard), ChaCha20. Kelemahan: distribusi key aman menjadi tantangan.

Asymmetric Encryption - Menggunakan sepasang key: public key untuk enkripsi, private key untuk dekripsi. Lebih lambat tapi menyelesaikan masalah distribusi key. Contoh algoritma: RSA, ECC (Elliptic Curve Cryptography), Diffie-Hellman.

Hashing - Fungsi satu arah yang mengubah data menjadi fingerprint unik dengan panjang tetap. Tidak bisa dibalik (one-way). Contoh: SHA-256, SHA-3, BLAKE2. Penggunaan: password storage, data integrity verification.

Digital Signature - Menggabungkan hashing dengan asymmetric encryption untuk memberikan: authentication (identitas pengirim), integrity (data tidak diubah), dan non-repudiation (pengirim tidak bisa menyangkal).

PKI (Public Key Infrastructure) - Sistem yang mengelola sertifikat digital dan key pair. Komponen: Certificate Authority (CA), Registration Authority (RA), Certificate Revocation List (CRL), dan X.509 certificates.

PADA HALAMAN INI

Tidak ada sub-judul