TDCTF Academy Logo TDCTF ACADEMY

Risk Assessment

Risk Assessment adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko yang dapat mempengaruhi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan aset informasi. Risk assessment menjadi dasar pengambilan keputusan dalam manajemen risiko.

Langkah-langkah Risk Assessment:

  1. Context Establishment - Menentukan scope, kriteria risiko, dan tujuan assessment
  2. Risk Identification - Mengidentifikasi aset, ancaman (threat), kerentanan (vulnerability), dan dampak potensial
  3. Risk Analysis - Menganalisis likelihood (kemungkinan) dan impact (dampak) dari setiap risiko
  4. Risk Evaluation - Membandingkan hasil analisis dengan kriteria risiko untuk menentukan prioritas

Metode Analisis:

  • Kualitatif - Menggunakan skala deskriptif (Low, Medium, High, Critical) untuk likelihood dan impact. Metode populer: Risk Matrix, Heat Map
  • Kuantitatif - Menggunakan nilai numerik: ALE (Annualized Loss Expectancy), SLE (Single Loss Expectancy), ARO (Annual Rate of Occurrence). Rumus: SLE = AV × EF, ALE = SLE × ARO

Risk assessment harus dilakukan secara berkala (minimal tahunan) atau saat terjadi perubahan signifikan pada lingkungan teknologi atau bisnis organisasi.

PADA HALAMAN INI

Tidak ada sub-judul