Lab 1: ️ File Carving - Memulihkan File yang Terhapus
Target Skill: Mahasiswa mampu memulihkan file JPG, PDF, dan DOC dari disk image mentah menggunakan teknik file carving
Tools:dd,foremost,hexdump/xxd
Durasi: 30 menit
Level: Beginner
Mengapa File Carving Penting?
Ketika file dihapus, data-nya tidak langsung hilang. Sistem operasi cuma menandai ruang disk sebagai "kosong" - isi file asli masih ada sampai ditimpa data baru. Inilah kenapa format ulang tidak cukup aman untuk menghapus data rahasia.
File carving adalah teknik mengambil kembali file-file ini dengan mencari file signature (header/footer unik) di raw disk image, tanpa bantuan file system.
Learning Objectives
- Memahami cara kerja file signature (magic bytes)
- Membuat disk image simulasi dengan
dd - Menggunakan
foremostuntuk file carving otomatis - Menganalisis hasil carving dengan
filedanxxd
️ Tools & Setup
# Install tools (kalau belum)
sudo apt update && sudo apt install -y foremost xxd file
Langkah Praktikum
Step 1: Buat File Sample
Buat beberapa file dummy untuk di-"hapus":
cd ~
mkdir forensics-lab1 && cd forensics-lab1
# Buat file teks
echo "DATA PENTING: Password admin = SuperSecret123" > dokumen-rahasia.txt
echo "Transfer Bank: Rp 500.000.000 ke rek 1234567890" > transfer-log.txt
# Buat gambar dummy (1MB file random)
dd if=/dev/urandom of=foto-bukti.jpg bs=1M count=1 2>/dev/null
# Buat file PDF dummy (isi random)
dd if=/dev/urandom of=laporan-keuangan.pdf bs=1M count=1 2>/dev/null
Step 2: Cek File Signature
Setiap file punya magic bytes - byte pertama yang mengidentifikasi tipe file:
# Lihat header hex file
xxd -l 16 foto-bukti.jpg
xxd -l 16 laporan-keuangan.pdf
Info: JPG mulai dengan
FF D8 FF, PDF mulai dengan
Step 3: Buat Disk Image
Simulasikan sebuah partisi dengan menggabungkan file-file:
# Gabung semua file jadi satu disk image
cat dokumen-rahasia.txt transfer-log.txt foto-bukti.jpg laporan-keuangan.pdf > disk-forensik.dd
# Lihat ukuran
ls -lh disk-forensik.dd
Step 4: "Hapus" File - Simulasi Forensik
Sekarang kita simulasi file sudah dihapus:
# Buat image baru dengan menimpa awal disk (simulasi format cepat)
cp disk-forensik.dd disk-terhapus.dd
# Hapus "referensi file system" - timpa 1MB pertama dengan nol
dd if=/dev/zero of=disk-terhapus.dd bs=1M count=1 conv=notrunc 2>/dev/null
# Cek - file seharusnya tidak bisa dibaca normal
file disk-terhapus.dd
Step 5: File Carving dengan Foremost
# Buat direktori output
mkdir output-carving
# Jalankan foremost
foremost -i disk-terhapus.dd -o output-carving
# Lihat hasil
ls -la output-carving/
ls -la output-carving/jpg/
ls -la output-carving/pdf/
ls -la output-carving/txt/
Step 6: Verifikasi Hasil
# Cek file yang berhasil direcover
file output-carving/jpg/*
file output-carving/pdf/*
# Baca file teks yang direcover
cat output-carving/txt/*
️ Analisis & Pertanyaan
1. File Signature - Magic Bytes
| Tipe File | Header (Hex) | Header (ASCII) |
|---|---|---|
| JPEG | FF D8 FF E0 |
- |
25 50 44 46 |
%PDF |
|
| PNG | 89 50 4E 47 |
‰PNG |
| ZIP | 50 4B 03 04 |
PK |
| DOCX | 50 4B 03 04 |
PK (sama dengan ZIP) |
2. Kenapa File Bisa Direcover?
Ketika file dihapus:
- File system cuma menghapus pointer (inode / MFT entry)
- Data aktual tetap di disk sampai ditimpa
- File carving membaca semua byte dan mencari signature
foremostmemotong data dari header sampai footer (atau ukuran maksimum)
3. Batasan File Carving
Carving TIDAK bisa recover jika:
- Data sudah ditimpa (overwritten)
- File terfragmentasi parah
- Tidak ada signature yang dikenal
Laporan Temuan
Finding 1: File Recovery Rate
| Jenis File | Dibuat | Dihapus | Direcover | Status |
|---|---|---|---|---|
| TXT | 2 | 2 | 2 | ✅ Sukses |
| JPG | 1 | 1 | 1 | ✅ Sukses |
| 1 | 1 | 1 | ✅ Sukses |
Analisis: foremost berhasil memulihkan
100% file karena data belum ditimpa.
Finding 2: Data Sensitivity
- Isi file teks mengandung password dan data transfer bank
- Dampak: Jika disk ini adalah milik perusahaan, kebocoran data bisa menyebabkan kerugian finansial dan reputasi
- Remediasi: Gunakan wipe/shred untuk menghapus data, bukan delete biasa
Korelasi OWASP / CWE / CAPEC
| Kerangka | ID | Deskripsi |
|---|---|---|
| CWE | CWE-312 | Cleartext Storage of Sensitive Information |
| CWE | CWE-200 | Exposure of Sensitive Information |
| CWE | CWE-377 | Insecure Temporary File |
| CAPEC | CAPEC-37 | Retrieve Embedded Sensitive Data |
| CAPEC | CAPEC-463 | Recovery of Deleted Data |
️ Remediasi
Untuk mencegah file carving:
| Metode | Perintah | Efektivitas |
|---|---|---|
| Shred | shred -vfz file.txt |
⭐⭐⭐⭐⭐ |
| Wipe | wipe -rf folder/ |
⭐⭐⭐⭐⭐ |
| dd with urandom | dd if=/dev/urandom of=/dev/sda1 |
⭐⭐⭐⭐⭐ |
| Format + overwrite | Format penuh + timpa 3x | ⭐⭐⭐⭐ |
| Delete biasa | rm file.txt |
⭐ (Tidak aman!) |
| Format cepat | mkfs.ext4 /dev/sda1 |
⭐⭐ |
# Cara aman hapus file
shred -vfz -n 3 dokumen-rahasia.txt # Timpa 3x + zero
Kesimpulan & Refleksi
Apa yang dipelajari:
- File yang "dihapus" sebenarnya masih ada di disk
- File carving bekerja dengan mencari magic bytes header/footer
foremostbisa memulihkan berbagai tipe file otomatis- Data sensitif harus di-shred, bukan di-delete
Refleksi untuk mahasiswa:
"Sebagai calon ahli IT, kamu harus paham bahwa delete != aman. Nasib data perusahaan bisa tergantung pada keputusanmu dalam menghapus file. Selalu gunakan shred untuk data rahasia."
Referensi
🔬 Lab 1 Selesai! Lanjut ke Lab 2: Timeline Analysis
Generated by @farishhz Agent Pentest Pipeline - TDCTF Security Academy