️Port Scanning
Port scanning adalah teknik fundamental dalam fase scanning yang digunakan untuk mengidentifikasi port terbuka (open ports) pada target. Setiap port yang terbuka merepresentasikan sebuah layanan jaringan yang berjalan - dan setiap layanan adalah permukaan serang potensial. Menguasai port scanning berarti mampu memetakan footprint jaringan target secara akurat tanpa menimbulkan deteksi yang tidak perlu.
️Service Enumeration
Service enumeration adalah fase lanjutan setelah port scanning berhasil mengidentifikasi port terbuka. Pada fase ini, tester menentukan secara persis layanan apa yang berjalan di balik setiap port, versi perangkat lunak yang digunakan, sistem operasi host, dan informasi tambahan melalui banner grabbing. Informasi ini menjadi bahan utama untuk menemukan kerentanan yang sesuai di fase vulnerability discovery dan exploitation.
️Vulnerability Discovery
Vulnerability discovery adalah fase ketiga dalam scanning - mengidentifikasi kerentanan spesifik pada layanan dan aplikasi yang ditemukan selama service enumeration. Fase ini menjembatani antara "apa yang berjalan?" (port scanning + service enumeration) dengan "bagaimana mengeksploitasinya?" (exploitation). Hasil vulnerability discovery adalah daftar CVE, CWE, dan skor CVSS yang menjadi dasar prioritas serangan.